ketika nafas ini terikat diantara kebencian
dan keiklasan
mata yang ditutup kemarahan tengglam dalam dendam
sekarang atau nanti
akankah datang sedikit cahaya
di gelapnya di dalam ruang hati yang terluka
genggaman tangan ini hanya mampu
menggenggam satu dua kata yang tak berarti
mati atau bertahan
air mata ini hanyut di telan kesepian
jiwa yang meratap tak ada yang mampu mendengar