Minggu, 07 April 2013

story enovel not just dream

Novel Not just a dream 
Karya ratna sari 
10/19/2011 



*** 
Dia menatap langit dengan matanya menunjukkan kebosanan yang mendalam dengan telinga ditutup dengan headset mengiraukan orang yang brada disekelilingya melewati mekarnya bunga sakura siapakah dia ? ia adalah kyoto seorang pelajar dari sebuah sekolah terkenal di kotanya ia memang tidak berbeda dengan pelajar lainya memiliki kehidupan yang sama dengan life style Negara modern tapi ada satu hal yg begitu aneh di kehidupannya yang menjadi pertanyaan pada dirinya mimpi yang sama tempat yang sama dan orang yang sama itu begitu nyata tapi itu tdk mengganggunya ia malah penasaran dengan orang yang ada dimimpinya karena itu bila ada waktu ia slalu myempatkan diri untuk tidur agar ia dapat melihat dia seseorang yang berada di mimpinya yang ia panggil komik lover girl karena kebiasaanya tidur itu teman temannya memanggilnya lembu tua .bohong banget bila kebiasaan tidurnya itu tdk menggangu di dunia nyatanya ia slalu ketiduran di saat belajar yabs asilnya ia slalu di tegur walau itu tdk mengganggunya nilainya karena ia anak yag cerdas dan rajin. slalu mempelajari segala sesuatu sblm diajarkan oleh gurunya jadi bila gurunya mengajukan pertanyaan ketika ia di bangunkan temanya ia bisa menjawab pertanyaan gurunya So no problem tapi satu hal yang pasti sebuah kehidupan yang dilihatnya di mimpinya adalah kisah nyata kehidupan seorang gadis pemimpi di belahan dunia lain walaupun ia tdk mengetahui itu nyata di dalam hatinya yang terdalam ia sangat mempercayai itu nyata

*****
 Di belahan dunia lain seseorang yang dia panggil the comic lover girl sedang ributnya menceritakan tentang mimpinya kepda temanya “teman2 aku mau share nih tadi aku mimpi sampai di tempat itu tempat impian ku ‘’ aduh basi kami udah dengar itu ratusan kali darimu pastiya mimpimu itu di saat kamu sedih dan menangis di tempat yang sangat gelap ada cahaya yang menunutunmu keluar dari sebuah pintu yang membawa mu berada diantara bunga sakura dan disaat itu kamu bertemu dengan seseorng yang kamu fikir peri bunga sakura yang sangat tanpan dan tempat itu kamu yakini adlah jepang dan dan dan aku sdh hafal cerita itu di luar kepalaku” ucap teman lian linsi dgn cptnya menceritakan kembali mimpi lian yang pernah ia dengar “ sabar linsi ” ujar cloe yg berada di sebelah linsi “ abisnya sih kamu lian keseringan ngayal makanya jangan baca komik atau novel terus” ujar dian menyela . lian pun marah “ aku gak ngyal itu mimpiku lagi pula ceritaku gak basi aku gak cerita hal yang sama ” yayaya kmi udah kayak dengerin dongeng tiap hari “” ujar linsi ketus “ kalian jahat ya aku akn buktiiin ama kalian itu bukan hanya sekedar mimpi tau haylan seperti yg kalian bilang aku akan menjadi penulis yang hebat dan meraih semua impian ku aku akan sampai di japan ’ ucp lian ber lari meninggalkan teman 2nya “’ Ok kmi tunggu miss fancy
 *** 
Mendengar perkataan teman temanya ia sangat sedih dan merasa diri nya pecundang Kebiasaan lian kalau lagi sedih pasti ia akan pergi ke perpus bukan u ntuk membaca tapi untuk menangis ia akan menangis di balik buku yang ia baca tanpa satu orang pun tahu itu akan meringankan bebanya sedangkan di sisi belahan dunia lain Kyoto melihat semua yang terjadi pada lian dalam bentuk mimpi ketika ia terbangun dari tidurnya iapun tersenyum manis dan berkata pada dirinya sendiri “miss fancy ?kamu bisa” anata wa dekiru desu” “Kyoto apkah kamu sudah bangun”Kyoto san wa okiru desuka ‘’ ucap nenek Kyoto mengetuk pintu membangunkan Kyoto ‘’ ya aku sudah bangun nek ‘’ hai watashi wa okiru desu ojisan jawab Kyoto berlari keluar menuju neneknya . Kyoto dari kecil sudah tinggal dengan neneknya karena ibu dan ayahnya sangat sibuk dengan perkerjaanya jadi Kyoto sangat sayang pada nenekya ia tidak dapat membayangkan jika suatu saat nanti neneknya meningalkanya mungkin ia tidak akan dapat menjalankan hidupnya
 *** 
Semua orang di kelas lagi mepersiakapkan diri untuk pengambilan nilai jadi pramusaji mereka semua berkerja keras mempelajari bagaimana membawa banyak makanan dengan tray tapi lian malah asik sendiri dengan pena dan buku ditangan duduk di bangku belakang dionpun datang mengganggunya dengan menaro tray di kepalanya lalu memukulnya dengan keras lian pun terjatuh dari kursi “dioooon’’ teriak lian pada dion dengan marahnya dan mengejar dion dengan tray di tangan lian pun mencoba menangkap dion tapi ia tdk berhasil malahan dion mengambil buku lian dan membaca cerita yang di buat lian tapi bukan itu masalahnya dion membaca coretan yang berisi isi hati lian di bagian belakang buku dengan kerasnya “aku akan jadi penulis yang hebat terkenal berbakat yang menulis komik yang menarik aku akan pergi ke jepan melihat bunga sakura di kiri dan kanan ku akan buktiin ama semua .‘’ lian pun merebut bukunya dari dion dengan wajah amat marah “apaan tuh’’ ucap dion “bukan urusan mu “’ jawab lian ‘’lagi2 japan lagi manga “’ ucap dion lagi ‘’ya gitu deh hidupnya udah kyak manga gak nyata banget sekarang mending masih bermimpi untuk jadi komikkus padahal ia sekolah kejuruan patiseri yg tdk nyambung bangeet mungkin bsk ia ngayal bisa terbang dan melayang kayak superman haaaa ‘’ucap linsi menyela pembicaraan ‘’ lin kmu temanya lian bukan sih? Ucap dion jiiiiiiiiiiii ada yang belaiin nih yee ucap salah satu member geng warior caplek yang di ikuti semua murid .lian hanya bisa terdiam. ‘ mendengar keributan salah satu guru dari local sebelah datang menegur dengan marahnya ‘’ apa kalian tdk belajar? Semua diam tdk ada yang berani menjwab ibu itu .apa apaan kalian ribut kalian tdk tau apa orang juga belajar disebelah ucap ibu itu lagidengan nada suara maksimal tapi ibu itupun masih di cuwekkin iapun marah dan berkata . kalian udah kyk monyet tau monyet tdk monyet aja ngerti kalau majikannya bicara ‘’ dengan emosi tingkat tingggi semua terdiam dan ibu itu pun kembali ke kelasnya setelah beberapa saat ibu itu pergi didi si caplek berdiri di depan kelas dan berkata ‘’ wenak aja kita di bilang moooonyet emangnya pernah lihat mooooonyet pergi sekolah itumah penemuan baru setuju’’setuju jwab semua murid dengan berkata tanpa mengeluarkan suara tingkah didi mengubah teguran ibu itu menjadi lelucon tidak sampai disitu ia pergi keluar dan berjalan menuju depan kelas dengan menirukan gaya ibu itu dengan tunjuk di gemulaikan dan t kebiasaan ibu itu berbicara slalu melihat loteng kemudian mempelesetkan beberapa kata ‘’ app an kalian kyk mooooooonyet tau tidak monyet ‘’ itu pun menjadi hiburan tersendiri bagi lian iapun tersenyum diantara sakit hatinya .’’lian sabar ya’’ ucap dian menghampiri lian dan duduk di sebelahnya lian pun menjawabnya dengan senyuman dan berkata didalam hatinya ‘’kenapa begini ya linsi hanya memojokkan ku padahal ia menga ku teman ku ,dian dasar plin plan kalau dekat yg lain ia ikut memojokkan ku klu lagi sendiri ia baik pada ku sedangkan cleo klu sedang butuh baru jadi teman klu enngak siapa loe siapa gue kasihan banget aku ya .Ketikapengambilan nilai pramusaji semua telah berasil mengakat tray nilai max di dapatkan oleh linsi dion dan vian dan sekarang waktunya untuk lian dan vian malah mermehkan lian ‘’ bu lian tdk usah mengakat tray nanti jatuh. semuanya bisa pecah ‘’ ya bu nanti pecah lihat aja bu tangan lian gemetaran ‘’ ujar linsi ikut ikuttan meremehkan lian’ ’ tdk bu lian bisa lian udah latihan dirumah’’ jawab lian dgn yakinnya tapi lian harus kalah sebelum berperang ibu guru memutuskan agar lian latihan dulu deng an membawa bata yg dibungkus yang diletakkan diatas tray lian sangat kecewa padahal ia sudah latihan seminggu lebih untuk itu mereka hanya latihan barusan menyebalkan ucap lian pada dirinya sendiri
 *** 
Lian mempunyai kakak namanya yuda sekarang ia kuliah di universitas terkenal mereka slalu berdebat karena beda pemikiran .dulu waktu lian tamat smp ia memutuskan untuk masuk sekolh kejuruan karena ia ingin mandiri iapun ingin masuk sekolah desain grafis karena kecintaannya pada manga tapi nilainya tidak mencukupi untuk masuk sekolah itu kakaknyapun menyarankannya mengikuti jejaknya dgn jurusan akuntasi tapi lian memilih mengikuti orang tuanya di bidang kuliner . orang tua lian memiliki toko martabak yg cukup terkenal jadi lian memilih sekolah dengan jurusan partiseri suatuhal buat kakaknya mengesalkan karena menurutnya itu suatu hal yang tdk menjamin untuk masa depan dan klu hanya buat kue bisa di pelajari lewat internet bukan harus sekolah pula jadi hingga sekarang hubung lian dan kakaknya kurang begitu baik kakanya slalu berfikir kalau lian bodoh tapi sebaliknya lian berfikir walaupun kakaknya pintar tapi otaknya yang memiliki aq tinggi itu tdk dptmenyadari bahwasanya ia bisa hidup dari sejenis kue yg tdk bisa menjamin masa depan yang bernama martabak. 
***

 Mama apaitu ? ucap yuda menghampiri mamanya yang membawa bungkusan kotak ‘’ ini mixser buat lian ” jawab mama lian dengan tangan membuka bumgkusan ‘’ah lian banyak maunya kemaren baru minta beli oven sekarangmixser” ucap kakak lian lagi dengan irinya “ tdk boleh iri begitu lian kan memang membutuhkanya ‘’ ucap mama lian menenangkan yuda “ aku tdk iri ma buat pa ku iri tdk penting ” 
***
 Penasaran Kyoto sudah meledak mana mungkin seseorang dapat bermimpi hal yang sama secara terus menerus ini mulai tak masuk akal sebenarnya dari awal ini memang tidak masuk akal tapi kiyoto tidak begitu menghiraukanya Kyoto tdk merasa terganggu ia menggagap itu menarik tapi ia tidak dpt hidup dalm penuh penasaran iapun mulai mencari tahunya dengan membaca banyak buku psikologis dan ia sempat berfikir pergi ke psikiater .apa ia memiliki gangguan jiwa ? itulah pertanyaan di dalam otaknya ia seperti ada dua sisi yang bicara padanya logika berkata ini sudah keterlaluan hal gila tapi hatinya berkata dia nyata dgn sgalanya slalu begitu ia dalam bingung yang mendalam senjak ia sering membaca di perpustakaan ada seorang gadis yang slalu memperhatikannya dari jarak jauh awalnya ia tdak menyadarinya tapi seiring waktu ia sadar akan itu iapun menghampiri gadis itu tapi gadis itu berhasil menghindar beberapa kali ia
gagal mengnemui gadis itu  ia sempat berfikir apa gadis itu yang ada di mimpinya tapi itu tak mungkin gadis yang ada di mimpinya  bukanlah Nippon 
**8
tunggu kisah selanjutmya  ya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar